Kamis, 05 Desember 2013

CERPENKU : Antara Murid dan Mahasiswa PPL

Salah Jatuh Cinta
Karya Millenia Almira Pamuliana

            Pagi ini sekolahku kedatangan Mahasiswa PPL  dari salah satu Universitas di Jawa Tengah yang akan praktek mengajar di sekolahku selama 2 bulan.  Awal melihat Mahasiswa PPL itu  rasanya biasa aja, enggak ada yang menarik sama sekali. Mereka tersenyum pun seperti senyuman terpaksa.
            Bel jam pertama dimulai. Rasanya males banget masuk ke sekolah hari ini apalagi jam pertamanya adalah jam IPS- Sejarah yang gurunya super duper bikin ngantuk. Tapi ternyata yang masuk adalah Mahasiswa PPL, bersyukurlah guru yang asli enggak ngajar karena udah di gantiin sama PPL itu, jadinya aku enggak jadi ngatuk deh.  PPL itu datang kekelasku  ditemani oleh temannya yang sama-sama ngajar IPS-Sejarah. Mereka berdua memperkenalkan diri di depan kelas dengan menyebutkan nama dan ngasih nomer hp masing-masing. Nama PPL itu adalah Relligius Aprilia Trisandi dan temannya bernama Dicky Novianto. Namanya emang agak aneh si Relligius, mungkin orang tuanya berharap semoga dia menjadi anak yang taat beribadah kalii ya..?
“Keren ya PPLnya, yang namanya Pak Relli itu..” Kata Qori teman sebangkuku   
“Biasa aja tuh..Enggak menarik sama sekali” Jawabku
“Awas lhoo.. Ntar kemakan omongan sendiri, ntar malah kamu suka sama dia.. Hati-hati tuh sama omonganmu..” Kata Qori lagi
            Aku hanya mengangguk. Tapi entah mengapa aku sangat antusias mengikuti pelajarannya padahal aku enggak tertarik banget sama pelajaran IPS-Sejarah sebelumnya. Selama pelajarannya juga aku tak berhenti menatapnya dengan tatapan ganjil. Qori pun meledekku, karena aku menatap PPL itu melulu. Tapi aku pun tak memperdulikan itu, aku masih saja fokus untuk menatapnya. Aku tak hanya diajar oleh Pak Relli saja, melainkan ada beberapa mahasiswa lagi yang mengajar di kelasku. Seperti Bu Ratna yang mengajar bahasa jawa, Bu Dewi yang ngajar PKN,  Bu Novi yang ngajar IPA, Bu Lida yang ngajar seni tari, Pak Tadho yang ngajar IPS-Geografi. Sebenarnya enggak hanya itu saja Mahsiswa PPLnya tapi  ada yang lain lagi seperti Bu Dwi yang imut, Pak Rokman yang kece, Pak Anhar yang sok keren, Bu Dayu yang cantik, Bu Dani yang putih, Pak dicky yang item, Bu Irma yang matanya sipit, dan Bu Arti yang tatapannya tajam.
            Pada saat jam istirahat aku tak sengaja berpapasan dengan Pak Relli di depan kelasku dan dia memberiku jajan yang ia bawa ditangannya dan memakannya bersamaku. Entah mengapa dia begitu baik denganku. Kebaikan itu berlanjut saat aku sering berkomunikasi dengan dia selain di sekolah entah itu lewat sms ataupun facebook. Ketika aku sedang smsan dengan Pak Relli aku pun memberanikan diri memanggilnya kakak, dan dia pun mau ku panggil kakak. Aku merasa sangat dekat dengannya seperti ada hubungan saudara saja. Kita mempunyai kesamaan, sama-sama suka bola dan tim yang kita suka juga sama yaitu AC Milan. Tapi itu semua membuat aku merasa semakin dekat dengannya saja. Bener kata Qori, kata-kataku yang dulu sekarang berbalik kepadaku. Hingga suatu ketika tak sengaja teman satu kelasku menemukan hpku tergeletak di laci mejaku. Temanku itu membuka semua smsku dengan Kakak alias Pak Relli. Ketika aku masuk ke kelas temanku itu langsung meledekku dengan berkata “Ciee” ,aku pun keheranan. Dia membeberkan semua kedekatanku dengan Kakak tersebut hingga teman satu sekolah tahu semua itu dari mulut ke mulut.  Pada waktu itu, Aku rasanya campur aduk, rasanya pengen marah sekaligus malu. Tapi mau bagaimana lagi, semua sudah terlanjur terbongkar.  Ternyata berita itu sampai ketelinga kakak dan Mahasiswa yang lainnya.
            Aku selalu menjadi bulan-bulanan temanku saat aku berada di sekolah. Aku juga sering curhat sama Pak Dicky tentang Kakak, kalau aku curhat ke Pak Dicky aku selalu bilang kalau Kakak itu Perfectlah orangnya.  Di suatu ketika tak sengaja aku bertemu  dengan Pak Dicky  dan Kakak saat pulang sekolah.
“Ciee.. Yang suka sama kakak dateng niih.” Kata Pak Dicky meledekku.
“Apaan sii Pak, siapa juga yang suka sama Kakak.” Kataku berbohong
“Udah lah ngaku aja, ntar nyesel lhoo...” Ledek Pak Dicky lagi sambil tertawa
“Udah ah Pak, Nggak usah ngledek lagi, enggak lucu lagi.”  Jawabku sambil malu-malu
“Udah lah dick, ayo pulang aku capek nih.” Jawab Kakak
“Iya-iya, Kamu enggak mau pamitan sama kakak nih critanya?”
“Enggak mau..” Jawabku yang kemudian meninggalkan kakak dan Pak Dicky
            Tak terasa sudah hampir 2 bulan Masiswa PPL itu mengajar di sekolahku. Berarti PPL akan segera pergi. Rasanya sedih muncul ketika PPL akan pergi terutama Kakak, aku takut ketika dia pergi dia akan menjauhiku dan enggak bisa dihubungi lagi. Tapi ku buang jauh-jauh semua perasaan itu. Sore hari sebelum perpisahan diadakan aku mengajak Qori untuk membelikan kenang-kenangan untuk Kakak alias Pak Relli itu. Aku membelikannya sebuah kemeja kotak-kotak bewarna biru yang aku bungkus dalam sebuah kado yang tak lupa ku selipkan juga secarik kertas berisi kata-kata perpisahan.
            Keesokkan harinya, sebelum acara perpisahan dimulai aku meletakkan kado itu di atas mejanya secara diam-diam.  Hingga tiba saatnya Perpisahan diadakan, saat itu aku bener-bener lemas, aku takut kehilangan seseorang yang aku sayang melebihi rasa sayang antara kakak dan adik. Andaikan aku bisa memutar waktu, aku akan mengulang saat-saat indah bersamanya. Aku selalu melihat jam dinding yang terpasang di atas papan tulis. Aku tak mau waktu berjalan dengan cepat, aku tak mau kehilangan seseorang yang sangat aku sayang.
            Setelah acara perpisahan selesai, Tanpa sadar aku menangis dibelakang panggung dan disitu teman-temanku berkerumun mengelilingiku. Tiba-tiba ada seseorang yang datang dan mengelus kepalaku dan itu adalah Kakak. Kakak berusaha membuatku senang dan tidak menagis lagi. Dia mengajakku berfoto untuk terakhir kalinya dan dia juga memelukku. Setelah kejadian itu aku langsung pergi ke kelas dengan mata yang masih berkaca-kaca. Kenapa waktu berjalan begitu cepat? Akankah aku kehilangan dia untuk selama-lamanya? Pulang sekolah setelah acara perpisahan itu aku bertemu dengannya, dia ingin menemuiku tapi aku sengaja menghindar dari Kakak karena aku takut saat melihatnya aku akan mengeluarkan air mata lagi. Kakak pun berteriak dari kejauhan, yang aku dengar sii dia mengucapakan terima kasih kepadaku karna kado yang aku berikan. Tapi aku tak menghiraukan itu, aku terus saja berjalan untuk pulang.
            Aku pulang ke rumah dengan lesu, karena besok aku enggak akan melihatnya lagi. Setiap malam, aku selalu memikirkannya dan aku selalu teringat saat-saat indah yang aku lalui bersamnya. Tak jarang aku meneteskan air mata ketika teringat Kakak. 1 Bulan pertama kakak masih bisa aku hubungi tapi setelah 2 bulan kakak pergi kakak menjadi susah dihubungi, smsku pun dibalesnya 1 hari kemudian dan kadang enggak di bales sama sekali, chat aku di facebook enggak dibalas cuman dilihat doang. Rasa sedih sering datang kepadaku, karena kakak susah sekali untuk dihubungi. Awalnya aku masih bisa memakluminya, mungkin dia masih sibuk dengan kuliahnya, tapi kalau berkelanjutan seperti ini aku sudah tak bisa menahan lagi. Rasa Sayangku kepadanya terbuang sia-sia. Hingga akhirnya aku bener-bener lost contact sama Kakak. Kakak sudah enggak bisa dihubungin lagi. Aku sedih,  seandainya kakak tahu kalau disini aku merindukannya. Aku selalu berharap, agar aku bertemu dengannya walau hanya dalam sekejap mata.
            Hari-hari disekolah ku lewati dengan lesu dan tidak bersemangat, apalagi saat pelajaran IPS-Sejarah. Hingga akhirnya Qori pun berusaha membuatku terhibur dan Qori juga berusaha untuk membuatku sadar kalau aku salah untuk menyayangi kakak melebihi rasa sayang antara kakak dan adik. Aku sadar, kalau aku salah untuk menyayanginya berlebihan seperti ini, yang aku maksud itu rasa sayang melebihi rasa sayang antara kakak dan adik bisa disebut juga jatuh cinta. Aku juga sadar, kalau aku salah jika jatuh cinta padanya. Dengan bersusah payah akhirnya usaha Qori berhasil juga, akhirnya sedikit demi sedikit aku sudah bisa membuang rasa sayangku sama Kakak dengan cara dia selalu mengajakku jalan-jalan ataupun belajar bareng.
            Hingga suatu ketika, Kakak datang berkunjung ke sekolah untuk melihat keadaan sekolah dengan beberapa teman PPL lainnya. Aku sangat senang bisa melihat kakak kembali, seketika itu juga aku ingin meneteskan air mata, rinduku selama ini akhirnya terobati juga. Akupun berusaha untuk tidak meneteskan air mata. Dan itu berhasil karena aku sudah menutup jauh-jauh rasa sayangku padanya. Aku pun hanya tersenyum melihat kakak sekarang. Yang terpenting aku sudah bisa melepas semua kerinduanku selama ini. Aku sudah bertemu dengannya walaupun hanya sebentar karena kakak harus segera kembali ke kampusnya untuk kuliah lagi. Aku pun selalu berdoa untuk kakak, Agar kakak selalu diberi kebahagiaan walaupun tak bersamaku. Sekarang, hari-hari di sekolah ku lalui dengan senang dan bersemangat seperti dulu lagi. Walaupun terkadang aku masih sering mengingatnya. Dan semua kejadian dulu yang aku lalui bersama Kakak, sudah aku jadikan sebagai kenangan terindah dalam hidupku.




-TAMAT-

Rabu, 30 Oktober 2013

Romeo and Juliet

Pada zaman dahulu kala, di kota Verona, Italia. Hiduplah keluarga kaya yang bernama Capulet dan keluarga miskin yaitu Montague. Pada suatu malam, keluarga Capulet mengadakan pesta untuk pertunangan Juliet bersama Vallyant Paris. Dan Rosaline sepupu Juliet mengajak pacarnya, Romeo.
Juliet, Paris, Romeo dan Rosaline sedang berdansa ( lagu dansa )
Paris : “Hai Juliet, kita sudah bertunangan. Jadi aku pasti menikahimu.”
Juliet : “Paris, perkenalan ini adalah keinginan keluargaku dan aku tak menginginkan ini.”
Romeo : “Rosaline, apakah dia yang bernama Juliet?”
Rosaline : “Ya. Dia dipaksa untuk menikah dengan Paris.”
Ternyata Romeo malah jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Juliet.
Romeo : “Perkenalkan Juliet, aku Romeo.”
Juliet : “Oh... Senang berkenalan denganmu.”
Romeo : “Kurasa ku tlah jatuh cinta. Pada pandangan yang pertama. Sulit bagiku untuk bisa berhenti mengagumi dirinya..”
Ibu Juliet : “Kamu siapa? Kamu berasal dari keluarga mana?
Romeo : “Saya Romeo, dari keluarga Montague.”
Ibu Juliet : “Apa? Keluarga Montague tak pantas menginjak istanaku ini. Pergilah? Dan jangan pernah bertemu dengan Juliet lagi! Pergilah kau pergi dari hidupku bawalah semua rasa bersalahmu.”
Romeo : “Aku pulang tanpa dendam, kuterima kekalahanku..”
Di rumah Romeo, Romeo menceritakan kejadian di pesta kepada ibunya dan sahabatnya Andreana
Romeo : “Mengapa keluarga Juliet tidak menerimaku,Mam? Apa salah keluarga ini?
Ibu Romeo : “Keluarga Capulet memang tak pantas untukmu. Banyak gadis-gadis di Verona ini. Mengapa harus Juliet?”
Romeo : “Maaf Mam. Hatiku sudah tertutup kepada wanita-wanita selain Juliet.” (Dengarkan curhatku)
Andreana : “Perjuangkan cintamu. Jadikanlah Juliet kekasih sejatimu. Dengarkan hatimu pastikan pilihanmu esok mentari kan datang bawa sejuta harapan.”
Romeo : “Apakah aku bisa? Keluarga kami telah bermusuhan turun-temurun.”
Andreana : “Romeo. Kamu harus Semangat. Jangan menyerah. Dan aku yakin kamu pasti bisa.”
Di istana keluarga Capulet
Ibu Juliet : “Apa kamu mengetahui siapa laki-laki yang berasal dari keluarga Montague? Sepertinya dia menyukai Juliet. Aku tidak akan membiarkan itu terjadi!”
Rosaline : “Romeo adalah pacarku, tante. Aku juga cemburu melihat Juliet dan Romeo, aku mohon jangan biarkan mereka bersatu. Karena aku sangat mencintainya. Mungkin hanya dia indahnya sangat berbeda ku haus merindukannya.”
Ibu Juliet : “Tenang saja Rosaline. Ikutlah denganku!”
Di gubuk rumah keluarga Montague
Ibu Romeo : “Ada apakah kau datang kesini. Tak puaskah kau membuatku miskin seperti ini?”
Ibu Juliet : “Hahaha. Jelas saja aku puas. Aku tidak akan membuatmu lebih menderita jika anakmu Romeo tidak mendekati anakku.”
Rosaline : “Mam, Kami akan menjadikan dirimu seperti sediakala, jika Romeo menjadi pasangan hidupku.”
Ibu Romeo : “Keluarga kami tidak akan berhubungan dengan keluargamu.”
Ibu Juliet : “Keluargamu akan tinggal di jalanan jika Romeo tak menikahi Rosaline.”
Ibu Romeo : “Oke. Aku akan menikahkan Romeo dengan Rosaline. Aku hanya manusia biasa. Yang tak sempurna dan kadang salah.”
Juliet sedang berjalan-jalan dengan Valliant Paris
Paris : “Juliet. Aku sangat mencintaimu. Aku tak ingin berpisah denganmu.”
Juliet : “Buktikanlah kau cinta padaku buat aku tergila-gila padamu. Jangan dulu kau lelah menunggu. Ku ingin lihat kesungguhanmu sebelum ku bilang i love you.”
Paris : “Baiklah, aku akan membuktikannya. Tunggulah sebentar disini. Aku akan cepat kembali.”
Romeo : “Hai juliet, Apa kamu masih ingat denganku?”
Juliet : “Tentu Romeo, kita bertemu di pestaku.”
Romeo : “Apa yang sedang kau lakukan disini?”
Juliet : “Aku sedang menunggu seseorang Romeo. Lalu apa yang kau lakukan disini?”
Romeo : “Juliet. Sebenarnya aku mencintaimu, ketika pertama kali kita bertemu di pesta itu! Pesona indah wajahmu mampu mengalihkan duniaku. Tak henti membayangkanmu terganggu oleh cantikmu.”
Juliet : “Dan ku tlah jatuh cinta ku wanita engkau lelaki. Hati kecilku berkata I’m Fallin in love I’m fallin in love. Tapi bagaimana dengan keluarga kita, Romeo?”
Romeo : “Bagaimana jika kita Backstreet dari keluarga kita!” Juliet : “Ya sudahlah.”
Paris : “Apa yang sedang kau lakukan disini? Dia untukku bukan untukmu dia milikku bukan milikmu pergilah kamu jangan kau ganggu biarkan aku mendekatinya (memukul Romeo)”
Romeo : “Kamu tak akan mungkin mendapatkannya karena dia berikan aku pertanda cinta janganlah kamu banyak bermimpi.”
Juliet : “Stop. Cukup Paris jangan lakukan itu. Dia tidak salah.”
Paris : “Tapi dia sudah lancang memegang tanganmu Juliet.”
Di rumah Romeo
Ibu Romeo : “Romeo, minggu depan acara pertunanganmu dengan Rosaline akan dilangsungkan.”
Romeo : “Aku tidak mau, aku hanya mencintai Juliet. Aku akan tetap mencintainya.”
Andreana : “Mam, berilah dia kebebasan untuk memilih pasangan sejatinya.”
Ibu Romeo : “Kehidupan kita akan berubah jika kau menikah dengannya.” Romeo : “Tidak!”
Di Istana keluarga Capulet
Paris : “Kita harus menjaga pasangan kita masing-masing jika tidak ingin kehilangan mereka.”
Rosaline : “Oke. Aku akan terus menjaganya.”
Juliet berkencan dengan Romeo di sudut taman istana
Juliet : “Aku sangat mencintaimu, Romeo. Tapi, kamu akan bertunangan minggu depan.”
Romeo : “Percayalah padaku Juliet. (Percayakan) Yakinilah cinta kita akan terus bersatu.”
Pada malam harinya, Rosaline berjalan-jalan dengan Romeo Rosaline : “Beberapa hari lagi kita akan bertunangan. Dan aku ingin pertunangan itu berjalan dengan lancar.”
Romeo : “(hanya mengangguk dan pergi menemui ibu juliet)”
Romeo : “Mam, aku tidak ingin menikah dengan Rosaline. Berikan syarat apapun agar aku dapat menikah dengan Juliet.”
Ibu Juliet : “Apakah kamu sanggup menghadapi syarat apapun yang aku berikan?”
Romeo : “Aku sanggup.”
Ibu Juliet : “Kamu harus mengambil bunga cinta di air terjun di Eropa dan membawanya besok pagi.”
Rosaline : “Tante, Mengapa Kau membiarkan Romeo untuk menikahi Juliet. Jika seperti ini aku lebih baik mati. Biarkan ku pergi jangan kau tanyakan lagi. Ku yakin ini yang terbaik tuk kau dan diriku.”
Keesokan harinya
Ibu Juliet : “Malam nanti kamu akan menikah dengan Juliet, Paris! Aku sedih karena perbuatanku Rosaline meninggal, Terkadang ku menyesal mengapa ku kenalkan dia padamu.”
Paris : “Oke Mam, aku akan mempersiapkan segalanya. Dan membahagiakan almarhum Rosaline.”
Pada saat yang sama teman Romeo, Madam Xena menyamar sebagai pelayan istana. Dan berbicara pada Juliet.
Madam Xena : “Hai Juliet, aku adalah sahabat Romeo. Aku ingin kau dan Romeo menjadi pasangan sejati.”
Juliet : “Tapi malam nanti aku akan menikah dengan Paris.”
Madam Xena : “ku memang punya trik buat kau klik bukan dengan magic Cuma asik itulah aku. Aku akan memberikanmu sebotol ramuan. Ramuan ini dapat membuatmu tertidur selama 4 hari. Dan mereka akan menganggapmu sedang koma.”
Juliet : “Bagaimana caranya?”
Madam Xena : “Minumlah pada saat yang tepat. Dan jangan membuat mereka curiga karena kamu meminum ini.”
Juliet : “Demi kebahagiaan. Aku akan menunggumu. Aku ingin menjadi cinta abadimu. Jemputlah aku dan kita akan menikah. (meminum ramuan)”
Sesaat kemudian
Paris : “Kekasihku ada apa denganmu? Bangunlah! Mengapa kau pergi siakan rasa sayangku.”
3 hari kemudian. Romeo datang untuk memberi bunga kepada Juliet
Romeo : “Juliet bangunlah dari tidurmu. Aku telah membawa bunga cinta untukmu.”
Assisten : “Romeo, Juliet sedang koma sejak 3 hari lalu. Ia belum sadar hingga kini. Kata Dokter, Ia sebenarnya sudah meninggal.” Romeo : “Ini tidak mungkin. Juliet pasti kelelahan menungguku.” Assisten : “Kami hanya menunggumu untuk melihat Juliet untuk yang terakhir kalinya.”
Romeo : “Jika seperti ini. Aku akan meminum racun ini untuk menjemput Juliet disana. Akan kubawa cinta putih ini. Cinta jangan kau pergi tinggalkan diriku sendiri cinta jangan kau lari apalah arti hidup ini tanpa cinta dan kasih sayang. (meminum racun)”
   Ketika Romeo sudah meninggal, Juliet terbangun dari tidur panjangnya dan melihat Romeo telah meninggal
Juliet : “Romeo, kekasihku. Mengapa kamu meninggalkan aku. Aku tak bisa hidup tanpamu. Akan aku bawa cinta putih ini. Sampai mati kisah ini kan ku jaga hingga berakhir nafasku putih cintaku untukmu sampai mati dirimu kan dihatiku tiada mungkin tuk terganti walau semua tlah berlalu. (meminum racun)”
   Akhirnya Romeo dan Juliet tenang abadi dalam kehidupannya selanjutnya. Dan keluarga mereka berdua membuat patung Romeo dan Juliet untuk mengenang cinta abadi mereka. ( Lagu A Thousand Years )

Rabu, 02 Oktober 2013

Persiapan MID Semester I TIK

hmm...
Ulangan MID semester udah di depan mata,
Ayooo, Belajar!
Semngat yaa....
Semoga sukses,,,,!!!



Rabu, 25 September 2013

SALURAN AKSES INTERNET

     Dampak globalisasi membuat orang-orang ingin memperoleh akses internet secara cepat dengan
kecepatan mencapai ribuan kilobit persekon (kbps).Kecapatan Akses Intenet dapat diukur berdasarkan bandwith (lebar pita).Bandwith merupakan ukuran banyaknya informasi yang mengalir tiap satuan waktu atau besarnya kapasitas koneksi internet untuk transfer data.Satuan yang digunakan yaitu bit per second (bps), kilobit per second (kbps), megabit per second (Mbps). satuan bandwith  mempunyai keterbatasan pada panjang atau  jangkauan media/kabel yang digunakan dan kecepatan maksimal transmisi data pada kabel/media tersebut.
     Beberapa cara untuk mengakses internet :
  • Dengan menghubungkan komputer kita ke jaringan komputer yang telah terhubung dengan internet
  • Dengan menggunakan saluran telekomunikasi yang kita miliki
Akses Internet dibagi menjadi 2 :
     1.  Akses dial up,  menggunakan modem dan saluran telepon. Biaya akses tergantung dari
          lama penggunaan.
     2.  Akses dedicated,  memberikan layanan nonstop atau unlimited. Biaya langganan tetap
          tiap bulan sesuai tarif ISP (Internet Service Provider).
Berbagai saluran telekomunikasi yang dapat digunakan untuk akses internet seperti :
     1.  Saluran telepon rumah


     

          Akses internetnya memerlukan bantuan modem untuk mengubah signal digital ke analog dan
          sebaliknya. Kecepatan berkisar 28,8 kbps hingga 56 kbps.
     2.  ISDN (Integrated Service Digital Network)




 

          Layanan telepon digital berkecepatan tinggi, koneksi menggunakan bantuan modem dan
          kecepatannya hingga 128 kbps.
     3.  HDSL (High Data-Rate Digital Subscriber Lines)


          Merupakan sistem transmisi berkecepatan tinggi antara 1,544 Mbps hingga 2,048 Mbps.
          Saluran ini cocok untuk gedung-gedung perkantoran.
     4.  SDSL (Symetrical Digital Subscriber Line)


          Disebut symetric karena kecepatan aliran data upload sama dengan download, kecepatan
          aliran datanya mencapai 6 Mbps (rata-rata kecepatan 1,544 – 2,048 Mbps)
     5.  ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line)
        
          Asymetric karena kecepatan kirim data (upload/upstream) berbeda dengan kecepatan
          menerima data (download/downstream).
     6.  VDSL (Very High-Bit-Rate Digital Subscriber Line)

                                               
          VDSL dapat mengirimkan data dengan kecepatan 1,6 Mbps  dan menerima data dengan
          kecepatan 25 Mbps pada jarak maksimum 900m. VDSL memerlukan serat optik untuk
          transmisi data.
     7.  VSAT (Very Small Aperture Terminal)

                                          

          VSAT merupakan pilihan bagi mereka yang berada di daerah terpencil. VSAT berbentuk
          piringan berukuran  besar dan menghadap ke langit. Sinyal digital dikirimkan dan diterima ke
          satelit. Satelit berfungsi sebagai penerus sinyal untuk dikirimkan ke titik lainnya di atas bumi.
     8.  Radio Paket
                                                       
          Merupakan bentuk komunikasi data/aplikasi yang menggunakan gelombang radio sebagai
          media koneksi. Untuk akses internetnya digunakan modem khusus untuk radio. Kecepatan
          Aksesnya berkisar 1,2 kbps hingga 9,6 kbps.
     9.  TV Kabel
                                             
          Kecepatan transmisi data dapat mencapai 38 Mbps
   10.  Kabel Listrik (PLC/Power Line Communication)
                                          
          Pengiriman data melalui kabel listrik ini dapat dilakukan dengan menumpangkan sinyal
          komunikasi yang berisi data di bawah frekuensi aliran listrik. Kecepatan akses internet melalui
          saluran ini dapat mencapai 1 Mbps.
   11.  Teknologi WAP (Wireless Application Protocol)
                                             
          Sebuah protokol yang memungkinkan para pengguna ponsel dapat mengakses layanan-layanan
          online internet dengan menggunakan built-in browser pada ponsel. Kecepatak akses
          internetnya dapat mencapai sekitar 9,6 kbps
   12.  GPRS (General Packet Radio Service)
                                           
          Memungkinkan kita dapat mengakses internet di mana pun berada selama sinyal GPRS
          tersebut ada. Koneksi via GPRS memiliki laju kecepatan akses sampai 115 kbps.
   13.  WiFi (Wireless Fidelity)
                                                  
          Teknologi wireless/nirkabel mampu menyediakan akses internet dengan bandwith besar,
          mencapai 11 Mbps. WiFi merupakan teknologi tanpa kabel yang bekerja seperti telepon
          seluler di dalam dan di luar rumah namun masih dalam radius jarak dari base station.
          Area sekitar base station ini disebut hotspot. Hotspot adalah lokasi yang dilengkapi dengan
          perangkat pemancar WiFi sehingga dapat digunakan oleh orang-orang yang berada dilokasi
          tersebut untuk mengakses internet dengan menggunakan nootebook/PDA/HP dll yang sudah
          memiliki card WiFi.